Selasa, 19 Agustus 2014

Mengapa Manusia Punya Dua Mata?

Mengapa manusia punya dua mata? Mengapa tidak hanya satu? Atau mungkin lebih dari dua?


Pernahkah kamu memikirkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu? Aku pernah.

Untuk mencari tau jawabannya, aku coba gugling. Pertama kali, aku coba gugling dengan kata kunci yang agak kasar: "mengapa manusia punya dua mata". Dan seketika banyak jawaban yang aku dapat.

Minggu, 17 Agustus 2014

Berjuang ala Blogger

Dulu, aku pernah aktif di sebuah komunitas blogger di kampus. Komunitas itu punya website/blog bersama, dimana setiap member bergiliran untuk membuat tulisan disana. Waktu tiba giliranku menulis, kalo nggak salah waktu itu bertepatan dengan peringatan hari Bumi sedunia. Dan kebetulan aku abis ngeliat secara langsung rendahnya kesadaran temen-temen oknum mahasiswa, penyelenggara acara-acara di kampus, terhadap kebersihan lingkungan. Segera aku dapat ide tulisan. Aku mau bikin tulisan kritis untuk mahasiswa yang katanya kritis, tapi kyknya kurang melek lingkungan. Maksudnya sih mau buka pikiran dan ngajak temen-temen untuk lebih peduli sama lingkungan.
Segera setelah tulisan itu aku publish, banyak komentar masuk. Kebanyakan memang dari temen-temen komunitas itu sendiri. Tapi ada satu komentar dari seseorang yang kyknya bukan anggota komunitas.

Siapa dia? Apa komentarnya?

Jumat, 15 Agustus 2014

Tombol Suka Facebook: Unlike or Dislike?

Facebook adalah salah satu media sosial yang paling sering mengeluarkan fitur-fitur inovatif. Sejak awal kemunculannya, sudah banyak inovasi-inovasi fitur yang belum dimiliki media sosial lain yang lebih dulu eksis. Salah satu fitur yang paling inovatif adalah tombol Like atau Suka. Ide dari munculnya tombol ini sebenarnya sederhana. Supaya pengguna bisa mengungkapkan rasa suka atau setuju dengan sebuah post atau kiriman di Facebook. Daripada mengungkapkan kesukaan dengan kalimat di komentar, pastinya akan lebih simpel dan mengena dengan hanya klik tombol jempol itu.


Karena uniknya tombol ini, Facebook pun akhirnya mempersilahkan website-website di luar Facebook untuk memasang tombol ini. Penggunaan tombol Like makin meluas. Bahkan hadirnya tombol Like bisa ikut mendongkrak pemasaran sebuah produk. Dan sekarang kata "Like" mungkin sudah identik dengan Facebook.

Tapi, adakah teman-teman yang terpikir. Setelah tombol atau teks bertaut Like ditekan, maka akan berubah menjadi Unlike. Dalam Bahasa Inggris, "unlike" bukan berarti tidak suka, lebih bermakna "tidak seperti", sehingga bukan lawan kata dari "like" yang artinya suka. Lalu, kenapa Facebook memakai kata "unlike"? Bukan "dislike"

Rabu, 13 Agustus 2014

Cempedak Bebuah Nangke

Suatu hari, aku dan salah seorang teman ada satu kegiatan di sebuah pusat penelitian mekanisasi pertanian di Serpong, Tangerang. Saat jam istirahat, setelah sholat dzuhur dan makan siang, ada aroma menyengat yang mengundang selera. Segera aku tau aroma khas itu, tapi dari mana asalnya? Aku lihat sekeliling, ah itu dia! Ada satu pohon, dengan buahnya yang lumayan lebat. Buah-buah itu lah yang mengeluarkan aroma menyengat tadi. Walau hanya lewat mencium aromanya, sudah terbayang lezatnya buah itu.

Si teman yang kyknya juga mencium aroma itu, tampak bingung, lalu tanya, "ini bau apa sih, rif? Kok kyk duren?"

Aku jadi heran. Kyknya dia nggak tau sama buah yang satu itu. Aku tunjuk aja pohonnya tadi, "asalnya dari sana tuh"

Setelah tau asal aroma itu, dia malah tanya, "itu nangka kan? Kok baunya kyk duren?"

Hoho. Ternyata bener dia nggak tau. Lalu aku bilang, "itu bukan nangka. Itu cempedak. Adiknya nangka"

Ah ternyata ada yang belum tau cempedak. Kamu tau cempedak nggak?