Cari Rumah Kontrakan (part 1)

Bulan-bulan Mei sampe Juni gini, biasanya jadi waktu yang paling rame cari kontrakan. Yah, apalagi buat mereka, mahasiswa-mahasiswa rantau. Terkhusus buat mereka mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama IPB yang baru aja "diusir" dari asrama.

Mereka-mereka penyedia layanan kos atau rumah kontrakan berlomba-lomba menebar promosi, di pinggir jalan, tiang listrik, papan-papan pengumuman, semua penuh iklan kos dan kontrakan.

Sebenarnya bukan tanpa alasan aku cerita tentang ini. Karena sebenarnya aku
juga untuk kedua kalinya merasakan sulitnya mencari calon hunian yang pas. Ya, aku terpaksa harus hengkang dari hunian yang sekarang. Agak sedih memang. Tapi cerita untuk itu nggak aku ceritain sekarang. Di post selanjutnya, aku bakal cerita, kenapa aku (atau tepatnya kami) bisa gitu...

Kembali ke iklan, berikut beberapa iklan di pinggiran jalan yang sempat aku curi...


Psssttt... post ini sebenernya cuma jadi pengantar ke post selanjutnya. Heheu.. intinya dua gambar di atas doank. Sesuai niat yang sempet terbesit, pengen buat 3 post bersambung. Hehe...
So, nantikan post berikutnya. Bakal ada cerita kenapa aku pindah, kenangan di kontrakan lama, dan banyolan-banyolan nggak jelas lainnya... ^^

note: alamat dan kontak pada iklan sengaja dikaburkan...

Posting Komentar

3 Komentar

  1. Hahahaha alamatnya disembunyikan, takut diteror! :D

    Itu semua tulisan "kontrakan" salah semua ejaannya. Udah pernah saya bahas di posting-an lama saya di sini.

    BalasHapus
  2. Wah, parah lu, mahasiswaBAU jangan ikut2an nyari kost baru coy, kasian ama mahasiswaBARU nya, ntar kagak kebagian :p

    BalasHapus
  3. laris manis pengusaha kontrakan dan kos-kosan di bulan masuk mahasiswa baru

    BalasHapus

Dear teman. Silakan berkomentar. Tapi khusus untuk post yang telah terbit > 7 hari, mohon maaf komentar kamu nggak langsung muncul, karena harus dimoderasi. Trims