Hari terakhir di Bogor

Selasa, 23 Agustus 2011 - menjadi hari terakhirku di Bogor. Karena Rabu, 24 Agustus 2011 - aku akan kembali ke kampung halaman, aku mudik. Tapi...


Baru kali ini aku merasakan beratnya hatiku meninggalkan Bogor. Ini kali pertama aku benci bilang suka pada mudik. Ini kali pertama aku benci melihat tiket mudik.  Ini kali pertama aku benci melihat angka di kalender pada tanggal dimana aku harus mudik.

Banyak alasan yang memberatkanku meninggalkan kota yang makin hari makin aku sukai ini. Mulai dari alasan klasik, berat di ongkos, hingga karena alasan lain yang sangat memberatkanku, my sweety banana.

Baru 10 hari yang lalu aku ada di kampung halaman. Terpaksa harus kembali ke Bogor karena tuntutan peran, mahasiswa yang harus taat pada absensi kuliah. Berat rasanya, mengeluarkan rupiah dalam jumlah yang tidak sedikit dalam waktu yang sangat singkat. Siapa berani menyangkal betapa mahalnya ongkos perjalanan di saat-saat menjelang libur panjang. Terlebih ini adalah libur hari raya. Ongkos-ongkos perjalanan melambung tinggi. Derita untuk mereka mahasiswa rantau. Hingga akhirnya aku sempat menulis keluhanku di sebuah post, baca disini.

Tapi, keinginan untuk bisa menikmati suasana lebaran bersama keluarga di kampung halaman, seakan memaksaku untuk rela merogoh kocek lebih dalam.

Ya! Aku Mudik!!

sumber gambar: http://madpeacerock.deviantart.com/art/pulang-kampung-121159687

Posting Komentar

4 Komentar

  1. Selamat Idul Fitri 1432 H. Mohon maaf lahir
    batin atas segala khilaf.

    BalasHapus
  2. Semangat om.. itulah hebatnya kuliah di IPB... haha... bayangin aja yang KKP, pulang tagl 13 tanggal 15 kudu ngampus lagi... berat euy... haha

    BalasHapus
  3. haa.. seharusnya asyik dong mudik.. :)

    BalasHapus
  4. aku juga sering mudik kok mas,,,mudik itu asik banget loh,,,

    BalasHapus

Dear teman. Silakan berkomentar. Tapi khusus untuk post yang telah terbit > 7 hari, mohon maaf komentar kamu nggak langsung muncul, karena harus dimoderasi. Trims