Senin, 03 Oktober 2011

Blogazine oh blogazine


"classic blog post is boring"
http://www.smashingmagazine.com/
Pernyataan itu seolah menusuk, pedih, perih. Loh kok gitu? Gimana nggak, seenaknya aja dia bilang blog classic itu bikin boring.

Aaarrgghh...
sebagai manusia blog yang biasa-biasa aja, dengan modal blog yang biasa juga, jelas aku merasa tersinggung dengan pernyataan itu.
Aaarrgghh...
OK
daripada ceritanya ntar jadi nggak jelas, let's we go to the topic

Post ini merujuk pada salah satu tren blogging yang mungkin bisa dibilang sudah banyak digandrungi blogger-blogger di dunia, namanya Blogazine. Apa itu blogazine?

Berdasarkan pengalaman blogwalking, sering aku mampir ke blog yang menurut aku keren (baca: keren banget). Why keren? Aku terkesan dengan layoutnya yang tertata rapi, dan berbeda untuk tiap post. Tampilan yang mempesona ini seakan memaksaku untuk melotot, sedikit membuka mulut, mendongak, menelan air liur, dan akhirnya berkata: Wow!

Awalnya aku kurang tertarik untuk mikirin kenapa aku kagum. Sampai akhirnya kemarin, ada salah satu tamu di post When I was yang komentar, mas aryandhani. Sebagai blogger yang baik, aku balas kunjungannya, dan ternyata... Hohoho.. Nemu lagi sama blog yang gila keren banget. Aku tanya ke si empunya blog, gimana caranya bisa bikin blog yang layoutnya beda untuk tiap post. Dan di empunya blog cuma kasih jawaban singkat: ini namanya unik post mas. Jawaban ini justru bikin otakku muter, unik post? apa lagi itu?

Segera aku buka gugel, cari keyword "unique post". Dari sana aku dapet istilah lain, Blogazine. Apa lagi ini?

Sesuai dengan namanya, blogazine berasal dari dua kata, blog dan magazine. Gaya ini muncul sebagai pemikiran bahwa gaya blog classic mulai membosankan. Dengan desain tampilan layaknya majalah, diyakini akan mengurangi kebosanan membaca blog. 
Blogazine (dari kata blog + magazine) “merombak” alur publikasi konten blog tradisional..
http://www.bloggingly.com/
Masih dari bloggingly.com, seperti asal istilah blogazine yaitu magazine, pikirkanlah sebuah majalah: apa yang terjadi jika sebuah majalah memiliki layout yang seragam untuk semua halamannya?
Membosankan bukan?

Ahh... aku tersinggung lagi...

Berikut contoh-contoh blog yang bergaya blogazine


Atau yang lokal juga ada

Well. Kalo dibandingkan, blog bergaya blogazine memang kelihatan lebih wah. Desain apik yang tertata rapi, memanjakan mata.  Tapi yah, ternyata punya blog bergaya blogazine bukan perkara gampang. Si empunya blog mesti punya waktu ekstra untuk mendesain layout postingannya. Ibarat layouter majalah, si empunya blog kudu merancang posisi, warna, gambar, atau komponen lain yang bisa membuat para pembaca tetap betah melototin karyanya.
Ah, kalo untuk aku ya kyknya belum bisa...
Lah wong kalo bisa posting aja udah syukur banget. Apalagi gaya ngeblog blogazine menuntut kita untuk paling tidak menguasai CSS dan XHTML. Wah wah. Kebayang gimana ribetnya. Makanya nggak heran, setelah aku amati, blog-blog yang bergaya blogazine rata-rata postingannya punya durasi yang panjang. Ini karena si empunya blog harus mendesain, menulisnya dalam kode-kode pemrograman, mencocokkan, hingga akhirnya bisa dipublish.
Untuk aku, kyknya belum lah ya...
Tapi untuk kamu-kamu yang jago, blogazine mungkin bisa jadi pilihan
Karena dijamin, kebanyakan pengunjung blog bakal terpana, dan akhirnya banyak yang bertanya-tanya, gimana caranya bikin ginian???

Untuk referensi seputar blogazine, silakan kunjungi blogazines.org, portal blog dan web bergaya blogazine


sumber:

Ada yang lebih seru loh!

Blogazine oh blogazine
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan cerita di atas? Silakan berlangganan gratis via email

4 Comments

Sel Okt 04, 07:33:00 PM delete

Wauw. Tengs infonya.
Iya nih, jadi pengen blogku diubah jadi blogazine jugak =.=
tapi gatau gimana. masalahnya gapunya waktu jugak...
setuju ama si kakak yg bisa posting aja udah syukur.... :D

Reply
avatar
Rab Feb 08, 12:57:00 AM delete

"Post ini merujuk pada salah satu tren blogging" maaf mas agak OOT dikit menurut saya blogazine itu bukan sebuah tren melainkan konsep yg harus tetap di pertahankan, saya kurang setuju jika blogazine disebut tren

Reply
avatar
Rab Feb 08, 08:22:00 AM delete

yah, awal mula munculnya blogazine, kita agaknya masih layak menyebutnya sebagai sebuah tren. Kita belum tau, apakah sesuatu yang baru muncul saat itu, akan bertahan hingga mengubah statusnya, dari sebuah tren, menjadi sebuah konsep/gaya blogging yang kian eksis. Jika ada yang bilang ini adalah suatu hal yang harus dipertahankan, saya sangat mendukung. Karena saya juga termasuk orang yang mengagumi gaya ini.
Terimakasih kunjungannya.. ^^

Reply
avatar
Jum Feb 10, 03:20:00 AM delete

yap memang blogazine sendiri belum banyak nara blog yg menggunakan konsep tersebut, tapi tanda2 akan berkembangnya konsep blogazine mulai mewabah di negeri ini, buktinya sudah banyak rekan2 narablog yg mengusung konsep ini pada blog mereka, dan saya yakin bahwa ambisi bara blogaziner (sebutan penggila blogazine) akan terus berkarya dan mengembangkan ide dan kreasinya sesuai dengan ciri khas masing :)...piisss MERDEKA......

Reply
avatar

Dear teman. Silakan berkomentar. Tapi khusus untuk post yang telah terbit > 7 hari, mohon maaf komentar kamu nggak langsung muncul, karena harus dimoderasi. Trims