Minggu, 17 Agustus 2014

Berjuang ala Blogger

Dulu, aku pernah aktif di sebuah komunitas blogger di kampus. Komunitas itu punya website/blog bersama, dimana setiap member bergiliran untuk membuat tulisan disana. Waktu tiba giliranku menulis, kalo nggak salah waktu itu bertepatan dengan peringatan hari Bumi sedunia. Dan kebetulan aku abis ngeliat secara langsung rendahnya kesadaran temen-temen oknum mahasiswa, penyelenggara acara-acara di kampus, terhadap kebersihan lingkungan. Segera aku dapat ide tulisan. Aku mau bikin tulisan kritis untuk mahasiswa yang katanya kritis, tapi kyknya kurang melek lingkungan. Maksudnya sih mau buka pikiran dan ngajak temen-temen untuk lebih peduli sama lingkungan.
Segera setelah tulisan itu aku publish, banyak komentar masuk. Kebanyakan memang dari temen-temen komunitas itu sendiri. Tapi ada satu komentar dari seseorang yang kyknya bukan anggota komunitas.

Siapa dia? Apa komentarnya?

Dia mahasiswa juga, cowok, satu kampus sama aku. Kalo aku liat profilnya di medsos, dia beberapa angkatan di atas aku. Kakak kelas nih.

Apa yang dia bilang kira-kira begini: "Bung, jaman sekarang bikin tulisan kyk begini udah nggak ada gunanya lagi. Nggak bakal didengerin. Langsung gerak donk!" 

Bukan itu aja komentarnya. Dia juga jabarin beberapa kegiatan real yang pernah dia dan temen-temen komunitasnya lakukan. Panjang deh.

Lalu apa tanggapan aku? Ah, aku lupa pastinya apa tanggapan aku waktu itu, blognya udah expired pula. Intinya sih aku nanggapin dengan no offence aja. Nggak mau bikin ribut soalnya. Bukan blog pribadi soalnyah. Hihi..

Lagian aku pikir sih emang ada benernya juga apa yang dia bilang. Jaman sekarang orang mana ada yang mau denger, eh baca tulisan. Mending langsung terjun ke jalan, bergerak, beraksi, mirip yang dibilang si abang itu.

Tapi aku mikir lagi, emang sebegitu nggak ada gunanya kah sebuah tulisan di jaman sekarang?

Hei! Aku punya pendapat lain!

Tiap orang punya cara masing-masing untuk berjuang. Termasuk dalam hal peduli lingkungan.

Aku, sebagai blogger, senjata aku cuma blog dengan tulisan-tulisannya. Aku berjuang dengan caraku sendiri, mengajak, menghimbau, menginspirasi, dan menyebarkan semangat untuk orang-orang di sekitar. Aku dan komunitasku, peran kami memang lebih gede sebagai penulis.

Sedangkan dia dan komunitasnya, yang memang concern di kegiatan yang lebih real, memang seharusnya turun ke jalan. Menulis bukan kerjaan mereka.

Kompasianival 2012 - HERO INSIDE YOU, Blogger punya cara sendiri untuk berjuang

Tiap orang punya cara masing-masing untuk berjuang.

Akan lebih cakep lagi kalo para blogger seperti aku, bersama dengan komunitasnya, punya kegiatan real juga. Bersih-bersih lingkungan rutin misalnya. Atau ngebantu reboisasi hutan mangrove misalnya. Jadi selain nulis, mereka juga punya kegiatan real.

Dan para penggiat cinta lingkungan, alangkah bagusnya kalo selain terjun kerja, mereka juga menyebarkan semangat mereka lewat tulisan. Sering kan kita liat ada komunitas peduli lingkungan, rajin kerja, rajin membantu, tapi karena mereka nggak nyebarin semangat itu lewat media tulisan, semangat mereka nggak berkembang. Akhirnya malah layu dan mati. Kan sayang. Para aktivis juga butuh nulis.

Intinya sih, tiap orang punya caranya masing-masing untuk berjuang. Kamu yang blogger, terus semangat ngeblognya. Sebarkan inspirasi untuk teman-teman di sekitar. Kamu yang aktivis, jangan menyerah! Terus berjuang!

Gimana menurut kamu?

DIRGAHAYU INDONESIAKU

Ada yang lebih seru loh!

Berjuang ala Blogger
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan cerita di atas? Silakan berlangganan gratis via email

31 Comments

Min Agu 17, 01:52:00 PM delete

setuju nih rif...yang penting ada sisi nulis dan real nya ya...karena keduanya sama2 bisa memberikan inspirasi..banyak praktek tapi ga tertulis, jadi inspirasinya hanya sekitarnya (krn lihat prakteknya), tp klo didomentasikan lewat online berupa tulisan, memungkinkan komunitasi itu jadi inspirasi diluar lingkupnya ya..

Reply
avatar
Anonim
Min Agu 17, 04:14:00 PM delete

asikk.. emang setiap orang punya cara masing masing untuk berjuang.. :D jadi harus menghargai usaha orang lain ya kak :D

Reply
avatar
Min Agu 17, 05:10:00 PM delete

Hahah.. Tiap orang kan punya cara sendiri-sendiri, Bang.. Bisa jadi kan orang yang keliatannya ngga ngapa-ngapain eeeeeh rupanya punya banyak kegiatan keren tentang lingkungan? Siapa tau ya kan? :P

Reply
avatar
Sen Agu 18, 01:58:00 AM delete

sepakat nih sama pendapatnya Beby :)

Reply
avatar
Sen Agu 18, 02:00:00 AM delete

aku byk cerita ttg kebunku, semoga banyak yang suka juga tanam menanam di rumah sendiri

Reply
avatar
Sen Agu 18, 06:12:00 AM delete

Bisa saling bekerja sama kan ya antara pelaksana dan pembuat propaganda. Para blogger dan penulis memang tugas nya menulis dan seperti kata mas Arif, mengajak dan menginspirasi.

Bagus banget tulisannya.

Reply
avatar
Sen Agu 18, 07:36:00 AM delete

Benerrrr..kita berjuang dg cara kita. Kalau aku sih waktu bikin tulisan yg tentang IPB itu...

Reply
avatar
Sen Agu 18, 09:14:00 AM delete

salah satunya berjuang dengan ngeblog yaaa,,,,lebih asik tuh,,,

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:32:00 AM delete

Nah! Kalo gitu kita klik nih mas :D
Kan ada tuh contoh komunitas, sebut aja Indonesia Berkebun. Awalnya lokal, trus karena mereka punya media yang menyebarkan semangat mereka, akhirnya jadi komunitas skala nasional

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:32:00 AM delete

Nah :db

btw, kok jadi panggil kak ya?

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:34:00 AM delete

Ccciiee mbak Ely yang sepakat sama Beby
*apasih :D

Hmm.. betul tuh beb. Betul betul betul

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:35:00 AM delete

Nah iya tuh mbak El. Bisa menularkan semangat berkebunnya ke temen-temen blogger. Aku juga terus terang ikut terunspirasi loh. Kyk mbak Dwi tuh :D

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:37:00 AM delete

Betul mas Sandy. Kalo kita langsung terjun dan melupakan dashboard blog, bukan blogger donk namanya. Ya nggak sih?

Wah makasih mas :)

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:37:00 AM delete

Menginspirasi adik-adik SMA supaya tertarik jadi petani berdasi ya mbak? Hihihi..
Goooood

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:38:00 AM delete

Betul mbak Dwi. Tugas kita kan emang ngeblog. Menginspirasi :)

Reply
avatar
Anonim
Sen Agu 18, 12:40:00 PM delete

asal yang ditulis sudah sesuai kenyataan yg dijalanin sih gak masalah mestinya ya mas.
kecuali kalo yg nulis nya nulis doank tp sebenarnya si penulis ini prakteknya Nol besar.
misal banyak nulis tentang pemberantasan korupsi ternyata dianya sendiri korupsi. plaaak able banget itu sih

Reply
avatar
Sen Agu 18, 09:26:00 PM delete

iya nih, Salut sama mbak Dwi.

kamu juga suka?

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:24:00 PM delete

Ane setuju sama ente gan ! (y) :D hehehe

Reply
avatar
Sen Agu 18, 10:25:00 PM delete

Saya ingin sekali punya komunitas seperti itu gan. ajak saya dong hehehe.. :D

Reply
avatar
Sel Agu 19, 09:54:00 AM delete

Suka. Aku pengen nanti punya rumah yang ada pekarangannya. Pengen tanam bunga-bungaan di pekarangan depan, dan sayur mayur di pekarangan belakang. Pasti rumahnya jadi adem..
Ayo mbak, terus inspirasi aku :D

Reply
avatar
Sel Agu 19, 09:55:00 AM delete

Hoho.. plaaak-able, bahasamu sungguh-sungguh tuh qied :D

Iya aku setuju banget. Aku mah maunya ngomong yang ringan-ringan aja dulu. Peduli lingkungan gitu, nggak buang sampah sembarangan, dll deh

Reply
avatar
Sel Agu 19, 09:56:00 AM delete

Yoi gan! Cendolnya boleh donk gan :D

Reply
avatar
Sel Agu 19, 09:56:00 AM delete

Boleh aja gan. Agan tinggal dimana? Gabung aja sama komunitas blogger lokal disana. Pasti ada

Reply
avatar
Rab Agu 20, 11:27:00 AM delete

Aku kan sehati sama Mbak Elyyyyy :P

Reply
avatar
Rab Agu 20, 11:32:00 AM delete

iya deh yang sehati.. mau donk ikutan sehati juga. Masih muat nggak hatinya?

Reply
avatar
Rab Agu 20, 03:19:00 PM delete

Kalo blogger, bukannya, apa yang dia tulis sebagian besar juga dari kisah nyata yang dialami sendiri yak? Menurutku sih begitu. Itulah bedanya blog dengan media lain yang mungkin hanya sekadar menginformasikan, mengabarkan.
Masalah publikasi aktivitas, kalo emang gak terbiasa nulis, berarti kudu putar otak, gimana caranya biar aktivitas real itu bisa dipublikasikan lebih luas. Undang wartawan mungkin ;)

Reply
avatar
Anonim
Rab Agu 20, 05:24:00 PM delete

setuju banget dengan setiap orang punya cara masing2... yang pasti menulispun berdasarkan apa yg dilihat atau yg dilakukan kan... jikapun belum melakukan semoga dengan perjuanagn dari menulis bisa memunculkan semangat untuk melakukan secara real...

Reply
avatar
Kam Agu 21, 09:06:00 AM delete

Hmm.. bisa bisa bisa..

Tapi menurut aku, tulisan blogger nggak harus berarti dia udah pernah ngalami kok. Banyak contohnya, blogger yang nulis pendapat, ide, atau opini yang mereka sendiri belum pernah njalani itu. Tujuannya ya cuma mau ngasih tau, nginspirasi, atau mengajak.

Nah kan. Artinya peran blogger sebagai pemilik media propaganda, nggak bisa dianggap remeh, toh? :)

Reply
avatar
Kam Agu 21, 09:08:00 AM delete

Nah! Klop kita mbak :D
Inget donk tulisan-tulisannya R.A Kartini di jaman berjuang dulu

Reply
avatar
Kam Agu 21, 07:18:00 PM delete

Masiiih.. Hahah.. :D Siniiii siniiii..

Reply
avatar

Dear teman. Silakan berkomentar. Tapi khusus untuk post yang telah terbit > 7 hari, mohon maaf komentar kamu nggak langsung muncul, karena harus dimoderasi. Trims